ok,, kali ini saya akan posting sesuatu mengenai web design and programming. Tapi maap klo ada salah-salah kata.. maklum, penulisnya juga baru belajar,, hehe,,
Mulaaiiii,,,, web adalah suatu dokumen atau kumpulan halaman hypertext yang menyajikan tampilan dan fungsionalitas tertentu dimana dapat diakses melalui internet.
Dan ternyata buat web itu ngga asal sembarang (red:ga mudah, tapi bukannya sulit,,) dibuatnya lho,, butuh suatu perancangan tersendiri. Nah perancangan ini yang dibahas bakal dibahas di RPL (Rekayasa Perangkat Lunak). Kalo yang anak informatika pasti udah familiar ma kata RPL,, Disini bakal diajarin mengenai perancangan suatu aplikasi mulai dari DFD, ER Diagram mpe testing,,
Nah biar gampangnya, perancangan web itu digambarkan sebagai sebuah piramida. Dimana dalam hal ini, batu-batu untuk membangun piramida tersebut menggambarkan isi dari suatu website. Fondasi (gimana nulis fondasi yg bner? Fondasi/vondasi/pondasi? LoL) nya dibangun di atas aspek teknologi dan visual.
web design, dimana seseorang harus dapat merancang suatu web yang dapat menjawab kebutuhan user web tersebut. Interface yang terstruktur tentu akan membuat pembaca dapat memahami dan mengambil informasi lebih mudah. Tampilan yang menarik akan membuat pengunjung melihat atau bahkan lebih mengeksplor fungsionalitas dari website yang sedang dikunjunginya. Oleh karena itu, sudah barang tentu web design adalah hal penting dalam membangun suatu web.
Sebelum membuat web, ada beberapa pertanyaan yang harus dapat terjawab.
- What = Apa saja data/informasi yang akan ditampilkan di web yang akan dibuat?
- Why = Mengapa website itu harus dibuat?
- Who = Siapa sasaran utama web tersebut?
Untuk menjawab semua pertanyaan diatas, tentunya tujuan pembuatan web menjadi penting. Analisis requirement dan spesifikasi akan dibutuhkan seperti menganalisis terlebih dahulu perangkat lunak dan perangkat keras yang digunakan demi mendukung web, teknologi yang digunakan, pemilihan software dalam menyusun kode, web server, dan DBMS, penspesifikasian halaman web dan penentuan content. Tentukan apa saja hal-hal yang mendukung selama pembuatan web misalnya harus didukung oleh HTML, PHP, Javascript., dan Ajax.
Oh iya, dalam pembuatan web, hati-hati dengan user sasaran. ingat!disini anda bukan pengguna,, anda harus memposisikan diri sebagai programer yang mengerti apa yang diinginkan oleh user. Klo boleh aku kasi contoh, misalnya diperancangan dah disetujui mau membuat web untuk anak-anak dibawah umur 10 tahun, nah mentang-mentang si programmernya udah 18 thn ke atas, dikasi lah kata-kata/gambar dengan konten dewasa -___-”. Jadi kenalilah user anda!
Source: Software Engineering a Practioner’s Approach 6th Ed. – Roger S. Pressman dan beberapa slide kuliah































sangat bermanfaat….